Kesalahan Pemain Support yang Wajib Dihindari Pemula
Role support menjadi salah satu posisi paling penting dalam permainan MOBA modern, termasuk Mobile Legends. Meskipun sering dianggap sebagai role yang kurang populer, hero support memiliki pengaruh besar terhadap hasil pertandingan. Namun, banyak pemain pemula yang belum memahami cara bermain support dengan benar. Oleh karena itu, muncul berbagai kesalahan pemain support yang justru membuat tim kesulitan berkembang selama permainan.
Agar hal tersebut tidak terjadi, penting untuk mempelajari kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh pemain support pemula. Dengan demikian, pemain dapat memperbaiki gaya bermain mereka dan memberikan kontribusi lebih besar kepada tim.
Tidak Paham Tugas Utama Role Support
Kesalahan terbesar pemain pemula adalah tidak memahami peran dasar hero support. Banyak yang menganggap support hanya bertugas menyembuhkan atau memberi buff. Padahal, tanggung jawab support jauh lebih luas. Selain melindungi hero core, support juga harus memberikan vision, melakukan rotasi cepat, serta membantu mengontrol tempo permainan.
Karena itu, pemain support harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membantu lane lain, kapan harus menjaga carry, dan kapan harus mengamankan objective. Ketika pemahaman peran sudah kuat, kontribusi support terhadap tim menjadi lebih maksimal.
Positioning yang Buruk dalam Teamfight
Positioning adalah hal yang sangat penting bagi seorang support. Namun, pemain pemula sering berdiri terlalu depan sehingga mudah menjadi target musuh. Selain itu, mereka sering tidak menjaga jarak aman ketika mengeluarkan skill healing atau crowd control.
Untuk menghindari hal ini, pemain support harus selalu berada di belakang tank atau fighter. Selain itu, mereka perlu memperhatikan area berbahaya dan menghindari skill musuh yang memiliki jangkauan luas. Positioning yang baik dapat menjaga support tetap hidup lebih lama sehingga bisa memberikan kontribusi lebih besar dalam teamfight.
Terlalu Lama Menetap di Satu Lane
Banyak pemain support pemula hanya fokus menjaga satu lane, terutama lane core. Padahal, rotasi merupakan bagian penting dari tugas support. Tanpa rotasi, tim sulit mendapatkan keunggulan awal. Selain itu, midlane dapat terancam jika tidak mendapat bantuan support.
Karena itu, pemain support harus belajar membaca map dan mengetahui kapan waktu terbaik untuk berpindah lane. Dengan rotasi yang tepat, support dapat membantu mengamankan kill, mengganggu farming lawan, dan memastikan objektif berjalan lancar.
Tidak Memberikan Vision yang Maksimal
Vision adalah salah satu peran krusial support. Namun, banyak pemain pemula mengabaikan hal ini. Mereka jarang mengecek semak, tidak mengaktifkan skill atau item pendeteksi, serta tidak memberikan informasi kepada tim mengenai posisi musuh.
Padahal, vision yang baik dapat mencegah gank, membuka peluang serangan balik, dan membantu menentukan strategi. Oleh karena itu, support harus selalu aktif melakukan pengamatan map, memeriksa area berbahaya, dan menjaga musuh agar tidak bergerak bebas.
Salah Menggunakan Timing Skill Penting
Skill support sering kali sangat menentukan hasil teamfight. Namun, banyak pemain pemula menggunakannya pada waktu yang tidak tepat. Misalnya, menggunakan healing ketika semua anggota tim masih dalam kondisi penuh atau memakai skill crowd control pada target yang tidak penting.
Untuk menghindari hal ini, pemain support harus mempelajari timing skill secara mendalam. Mereka perlu memahami kapan harus mengaktifkan ultimate, kapan memberikan shield, serta kapan menahan skill untuk situasi lebih penting. Dengan timing yang tepat, peluang menang dalam teamfight meningkat drastis.
Tidak Memperhatikan Mana dan Cooldown
Mana dan cooldown adalah sumber daya penting bagi semua pemain support. Namun, banyak pemula menggunakan skill secara berlebihan tanpa mempertimbangkan kapan mereka akan membutuhkannya. Akibatnya, saat teamfight terjadi, support justru kehabisan mana atau skill sedang cooldown.
Untuk mengatasi ini, pemain support harus mengatur penggunaan skill secara bijak. Selain itu, mereka dapat membeli item regen mana atau cooldown reduction agar lebih siap menghadapi berbagai situasi.
Tidak Melindungi Hero Core dengan Optimal
Salah satu kesalahan paling umum adalah support gagal melindungi hero core. Banyak pemula lebih fokus menyerang atau mengejar musuh daripada menjaga carry mereka. Padahal, hero core merupakan sumber damage utama dalam tim.
Support harus selalu memperhatikan posisi core dan memberikan bantuan ketika dibutuhkan. Selain itu, mereka perlu siap memberikan shield, heal, atau crowd control untuk mencegah core mati sia-sia. Ketika support fokus pada tugas ini, peluang tim menang meningkat secara signifikan.
Membeli Item yang Tidak Sesuai
Itemisasi merupakan faktor penting dalam permainan, tetapi banyak pemain support pemula memilih item secara sembarangan. Mereka memilih item damage atau item yang tidak cocok dengan kebutuhan tim.
Untuk mengatasinya, pemain support harus memahami fungsi setiap item. Selain itu, mereka perlu menyesuaikan build dengan kondisi permainan, seperti membeli item anti-burst ketika banyak musuh memiliki damage tinggi atau membeli item healing tambahan jika tim membutuhkan sustain.
Overextend Tanpa Backup
Overextend terjadi ketika pemain melangkah terlalu jauh ke area musuh tanpa dukungan tim. Kesalahan ini sering dilakukan pemain support yang ingin memberikan vision atau melakukan harass. Namun, karena tubuh support biasanya rapuh, mereka bisa mudah terbunuh.
Untuk mencegah overextend, pemain support harus selalu memperhatikan posisi teman dan tidak terlalu memaksa masuk ke area musuh. Selain itu, perhatikan map untuk memastikan backup tersedia jika dibutuhkan.
Tidak Komunikatif dengan Tim
Komunikasi adalah bagian penting dalam permainan tim. Namun, pemain support pemula sering lupa memberikan informasi kepada tim, seperti posisi musuh atau kondisi lane. Akibatnya, tim kehilangan banyak peluang dan kesulitan mengatur strategi.
Untuk menjadi support yang baik, pemain harus aktif berkomunikasi, baik melalui chat maupun ping. Selain itu, memberikan informasi cepat dapat membantu tim mengambil keputusan yang lebih tepat.
Tidak Memanfaatkan Spell dan Roam Secara Maksimal
Banyak pemain support belum memahami pentingnya pemilihan battle spell yang sesuai. Sebagian besar menggunakan spell yang kurang efektif untuk role support. Begitu pula dengan emblem dan item roam yang tidak dimanfaatkan secara optimal.
Padahal, spell dan roam dapat memberikan keunggulan besar jika digunakan dengan benar. Oleh karena itu, pemain support harus mempelajari pengaturan terbaik agar permainan lebih efisien.
Kesimpulan
Menjadi pemain support yang efektif membutuhkan pemahaman mendalam tentang peran, positioning, rotasi, dan timing. Selain itu, menghindari berbagai kesalahan pemain support dapat meningkatkan peluang tim untuk menang. Dengan memahami tugas utama, mengatur penggunaan skill, serta memberikan vision yang baik, pemain support pemula dapat berkembang menjadi pilar penting dalam setiap pertandingan.
